blog-img
27/08/2025

Letjen TNI Gabriel Lema, Alumni SMA Katolik Giovanni Kupang, Dilantik sebagai Kepala Badan Cadangan

yofan | Prestasi

 

Letjen TNI Gabriel Lema, Alumni SMA Katolik Giovanni Kupang, Dilantik sebagai Kepala Badan Cadangan Nasional oleh Presiden Prabowo

Putra terbaik Nusa Tenggara Timur, Letnan Jenderal (Letjen) TNI Gabriel Lema, resmi dilantik sebagai Kepala  Badan Cadangan Nasional (Badan Canna) oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, Minggu (10/08/2025). Pelantikan ini dilakukan dalam rangkaian Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Landasan Suparlan, Pusdiklatpassus TNI AD, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat.

Letjen Gabriel Lema bukan hanya sosok penting di militer, tetapi juga merupakan  alumni dari SMA Katolik Giovanni Kupang, sekolah swasta terfavorit di Nusa Tenggara Timur yang telah banyak melahirkan alumni sukses di berbagai bidang. Latar belakang pendidikan ini turut membentuk karakter dan komitmennya dalam pengabdian terhadap bangsa dan negara.

Pelantikan ini bersamaan dengan pengangkatan Wakil Panglima TNI serta tiga Kepala Badan baru di lingkungan Kementerian Pertahanan. Salah satunya adalah Badan Cadangan Nasional, hasil dari restrukturisasi yang tertuang dalam Perpres Nomor 85 Tahun 2025, perubahan atas Perpres Nomor 15 Tahun 2024, yang ditandatangani Presiden Prabowo pada 5 Agustus 2025.

Badan Cadangan Nasional memiliki mandat penting untuk menyelenggarakan pembentukan, pembinaan, serta penetapan komponen cadangan nasional. Fungsi strategis lainnya meliputi penataan bela negara, keveteranan, hingga evaluasi dan pelaporan program komponen cadangan, sebagaimana diatur dalam Pasal 35F hingga Pasal 35H Perpres tersebut.

Sebagai kepala badan, Letjen Gabriel Lema akan mengoordinasikan hingga lima pusat dalam struktur organisasi, masing-masing dengan bidang dan subbagian yang mendukung kerja institusi secara maksimal.

Profil Singkat Letjen TNI Gabriel Lema

Gabriel Lema lahir di Hokeng, Wulanggitang, Flores Timur pada 24 Maret 1968. Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1990 dari kecabangan Infanteri, dan telah meniti karier di dunia militer selama lebih dari tiga dekade.

Menariknya, Letjen Gabriel Lema juga merupakan  kakak kandung Ansy Lema, politisi muda dari PDI Perjuangan yang dikenal aktif sebagai juru bicara partai. Keduanya menempuh jalur pengabdian berbeda, namun tetap dalam satu semangat mencintai Indonesia.

Perjalanan karier Gabriel dimulai dari posisi Danton II Yonif 407/PK pada 1991. Sejak itu, ia menduduki berbagai posisi strategis, termasuk Dankipan di Yonif 741/SBW, Ir Kodiklatad (2021–2022), hingga menjadi Asops Panglima TNI pada tahun 2024. Tahun 2025, kepercayaan besar diberikan padanya untuk memimpin institusi strategis baru: Badan Cadangan Nasional.

Letjen Gabriel Lema juga dikenal memiliki banyak kualifikasi militer dengan  10 brevet  seperti Raider, Para Dasar, Airborne, Air Assault, Scuba Diver, dan Lemhannas RI. Ia juga mengantongi  13 penghargaan dari TNI dan negara, termasuk Bintang Kartika Paksi Nararya serta berbagai Satya Lencana.

Dengan pengalaman panjang, prestasi, dan latar pendidikan yang kuat, termasuk dari SMA Katolik Giovanni Kupang yang turut membentuk fondasi karakternya, Letjen Gabriel Lema diharapkan mampu membawa Badan Cadangan Nasional menjadi institusi yang strategis, inklusif, dan berperan besar dalam pertahanan semesta Indonesia.

Selamat mengemban amanah, Jenderal!

Love Service Obedience

Bagikan Ke:

Populer