Kupang-Dalam semangat kepedulian dan cinta terhadap lingkungan, Pengurus OSIS SMA Katolik Giovanni Kupang menggelar aksi bersih-bersih di Pesisir Pantai Ketapang 1, Kota Kupang, pada Rabu (18/02/2026), dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional.
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan wujud nyata komitmen pelajar dalam menjaga ciptaan Tuhan. Aksi ini merupakan bagian dari program kerja Departemen 5 OSIS yang membidangi Demokrasi, HAM, Lingkungan Hidup, dan Toleransi Sosial. Dengan penuh semangat, para siswa turun langsung memungut sampah dan menata kembali kawasan pantai yang sebelumnya dipenuhi limbah, hingga kembali tampak bersih, asri, dan nyaman bagi para pengunjung.
Ketua Departemen 5 OSIS, Maria Aurelia Manipelang, mengungkapkan bahwa sampah plastik masih menjadi persoalan utama di pesisir pantai. Botol minuman, kemasan plastik, ranting kayu, hingga pakaian bekas ditemukan tersebar di sepanjang bibir pantai, terbawa arus laut dan aktivitas manusia. Melalui aksi ini, ia menegaskan bahwa lingkungan yang bersih bukan hanya soal keindahan, tetapi juga tentang kenyamanan, kesehatan, dan keberlangsungan hidup bersama.
Aksi para siswa ini mendapat apresiasi dari warga sekitar. Salah satunya, Dedi Ndaok, yang menekankan bahwa persoalan sampah di pesisir merupakan ancaman serius bagi ekosistem laut dan kehidupan masyarakat pesisir. Ia mengajak seluruh pengunjung dan warga untuk kembali pada kesadaran diri, menggunakan tempat sampah yang telah disediakan, dan menjaga kebersihan sebagai tanggung jawab bersama.
Lebih dari sekadar kegiatan pada hari peringatan, aksi peduli sampah ini telah menjadi komitmen berkelanjutan. Setiap bulan, siswa-siswi bersama bapak dan ibu guru SMA Katolik Giovanni Kupang secara rutin melaksanakan kegiatan peduli lingkungan, baik di dalam dan sekitar sekolah, di jalan raya, pasar, maupun ruang-ruang publik lainnya. Gerakan ini sejalan dengan moto sekolah Love, Service, Obedience, yang diwujudkan dalam tindakan nyata: mencintai lingkungan, melayani sesama, dan taat pada nilai-nilai kebaikan.
SMA Katolik Giovanni Kupang meyakini bahwa pendidikan bukan semata-mata tentang kepintaran akademik, tetapi tentang membentuk kepedulian, karakter, iman, dan tanggung jawab sosial. Nilai-nilai tersebut tidak hanya diajarkan, tetapi dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari siswa.
Mari Bapa, Mama, dan Basodara mempercayakan pendidikan putra-putri di SMA Katolik Giovanni Kupang. Di sekolah ini, anak-anak dibentuk menjadi pribadi yang peduli, berkarakter, dan siap menjadi agen perubahan bagi lingkungan dan masyarakat.
Pendaftaran Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2026/2027 telah dibuka.
Pendaftaran online melalui
[ https://spmb.smakgiovanni.sch.id] Kuota terbatas untuk 345 siswa.
Karena masa depan yang baik dimulai dari sekolah yang mengajarkan kepedulian, karakter, dan cinta dalam tindakan nyata.